You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penelitian Artefak Cerucuk di Jakbar Terkendala Cuaca
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Penelitian Artefak Cerucuk di Jakbar Terkendala Cuaca

Penelitian cerucuk yang diperkirakan berumur ratusan tahun di proyek revitalisasi Kali Krukut, Jalan Bank, Taman Sari, Jakarta Barat terkendala cuaca. Diperkirakan masih ada artefak lain yang berada di dekat pintu air lokasi tersebut.

Kedalaman cerucuk diprediksi lima hingga tujuh meter. Tim kami terkendala hujan dan arus sungai untuk saat ini, jadi belum tahu pasti kedalamanya

"Kedalaman cerucuk diprediksi lima hingga tujuh meter. Tim kami terkendala hujan dan arus sungai untuk saat ini, jadi belum tahu pasti kedalamanya. Kemungkinan ada artefak lainya seperti pondasi bata atau batu di kawasan cerucuk, " ujar Candrian Attahiyat, Arkeolog Tim Ahli Cagar Budaya DKI Jakarta, Senin (20/2).

Menurut Candrian, timnya baru bisa melakukan penelitian secara kasat mata. Belum bisa masuk ke penelitian arkeologi. "Jadi kami belum tahu pasti jenis kayu apa dan fungsi sebenarnya cerucuk itu. Dugaan sementara itu sebagai pintu air," tandasnya.

Kawasan Makam Mbah Priok akan Jadi Cagar Budaya

Cerucuk yang sudah terlihat saat ini sejumlah lima balok. Tim masih meneliti apakah aman jika cerucuk tersebut dicabut untuk diteliti.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6944 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5692 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3774 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1910 personAnita Karyati